Survei: Ini Alasan Pengguna dan Brand Gunakan TikTok

Survei: Ini Alasan Pengguna dan Brand Gunakan TikTok
Survei: Ini Alasan Pengguna dan Brand Gunakan TikTok

selamat pagi dengan pagi  yang cerah ini saya akan membahas tentang Survei: Ini Alasan Pengguna dan Brand Gunakan tiktok.TikTok telah menjadi populer di kalangan pengguna muda, hingga penggunaannya meningkat selama terjadi lockdown. Platform ini telah memberi krator konten dan influencer profit yang cukup tinggi. Selain itu, Platform berbagi video pendek ini juga menerima perhatian yang meningkat dari pengiklan serta badan pemerintah di seluruh dunia.

Kesuksesan TikTok membuat banyak orang bertanya-tanya bagaimana aplikasi TikTok berhasil, ketika beberapa media sosial lainnya mengalami kegagalaan. Pertanyaan lain juga muncul mengenai apa alasan pengguna dan brand menggunakan TikTok.

Untuk memberikan beberapa kemungkinan jawaban, Globalwebindex melakukan survei pada bulan Juni di antara pengguna internet Inggris dan AS dan menggabungkan insights terbaru dari kumpulan data B2B-nya.

Menurut survei tersebut seperti yang dikutip Digital Information World, 60% responden mengatakan bahwa alasan mereka menggunakan TikTok adalah untuk mencari konten yang lucu atau menghibur. Sedangkan 45% mengatakan alasan mereka menggunakan TikTok untuk mengisi waktu luang.

Survei: Ini Alasan Pengguna dan Brand Gunakan tiktok

Di sisi lain, 28% pengguna TikTok dari Amerika Serikat dan Inggris Raya menggunakannya untuk mendapat ide-ide baru, dan 24% mengunjungi platform untuk mempelajari cara melakukan hal-hal baru.

Banyak orang juga menggunakan platform untuk mengekspresikan diri dengan 28% dan 11% mengunjungi TikTok untuk mengekspresikan diri dan menjadi terkenal. Menariknya, hanya 22% orang yang menggunakan platform ini untuk tetap terhubung dengan teman mereka.

Survei: Ini Alasan Pengguna dan Brand Gunakan TikTok
Survei: Ini Alasan Pengguna dan Brand Gunakan TikTok

Sebagai perbandingan, lebih dari setengah (52%) penggiat jejaring media sosial di Amerika Serikat dan Inggris Raya menggunakan platform media sosial untuk tetap terhubung dengan orang yang mereka cintai. Patut dicatat bahwa fitur perpesanan langsung TikTok tidak diutamakan.

Pengguna TikTok secara teratur menonton serangkaian klip yang disarankan, dan yang muncul berdasarkan tagar serta streaming langsung. Responden survei ditanya apa yang telah mereka lakukan di platform selama bulan sebelumnya, dan 64% mengatakan bahwa mereka menonton klip-klip pada TikTok.

Sementara 27% dan 26% mengatakan bahwa mereka masing-masing menonton serdasarkan tagar dan streaming. Di sisi lain, 61%, 22%, dan 21% menjawab bahwa mereka menyukai klip, menggunakan fitur ‘React’ dari TikTok, dan berhenti mengikuti pengguna di TikTok.

Pandemi virus Corona telah mengakibatkan peningkatan penggunaan platform media sosial, dengan 27% Generasi Z membuat lebih banyak klip selama penguncian paksa virus corona.

Menurut survei, 22% pengunjung TikTok membuat video, sementara 20% dan 10% menggunakan filter dan berpartisipasi dalam tantangan hashtag. Merek harus mempertimbangkan pembuat konten berkomitmen secara terpisah karena mereka tetap menjadi minoritas.

14% pengguna TikTok mengutip meneliti produk untuk dibeli sebagai insentif untuk menggunakan aplikasi TikTok, sementara 28% pengguna jaringan media sosial meneliti produk untuk membeli sebagai insentif untuk menggunakan situs media sosial secara umum.

Tetapi penting untuk dicatat bahwa pengguna TikTok lebih dari 80% lebih cenderung mengklik tombol ‘beli’ di platform tersebut, dibandingkan dengan pengguna media sosial lainnya di Inggris Raya dan Amerika Serikat.

Laporan tersebut juga menjelaskan mengapa brand-brand menggunakan aplikasi TikTok. Survei menunjukan hampir 1,8 miliar orang telah melihat video di TikTok dengan tagar pertanian, dan TikTok telah menghubungkan pelanggan dengan petani selama lockdown virus corona.

Saat ini, hampir 1 dari 10 karyawan memiliki akun TikTok terkait pekerjaan. 34% profesional menggunakan platform untuk berkomunikasi langsung dengan konsumen.

Sementara 33% menggunakan TikTok untuk berbagi pembaruan umum. Selain itu, 26% pekerja dalam kelompok mereka mengklaim bahwa mereka menggunakan TikTok untuk tujuan penjualan.

TikTok telah memperkenalkan beberapa fitur belanja, dan Levi’s adalah salah satu merek pertama yang mengintegrasikan tombol ‘Belanja Sekarang’ ke dalam klip di TikTok. Tak hanya itu, laporan yang diterbitkan oleh globalwebindex juga menjelaskan apa yang perlu diketahui merek tentang pemasaran di platform TikTok.
  • fenomena tiktok di kalangan remaja
  • kelebihan tiktok shop
  • kelebihan dan kekurangan tiktok shop
  • pengaruh tiktok
  • tiktok sebagai media pemasaran
  • data pengguna tiktok di indonesia 2022
  • apa itu tiktok shop
  • cara promosi vidio tiktok

 

Related posts

Leave a Reply